Hati-Hati Dengan Obat Dewa, Ini Informasinya
Wednesday, 11 December 2019 63 Deswira Umar

Obat kortikosteroid, atau dikenal dengan sebutan obat dewa, adalah obat yang mengandung hormon steroid, biasanya diresepkan berguna untuk meredakan peradangan atau inflamasi, serta menekan kerja sistem kekebalan tubuh yang berlebihan.

Menurut ahli farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Mohammad Natsir (RSMN), Robby Kurniawan, S.Farm, Apt, beberapa contoh kortikosteroid sintetis adalah betametason, dexamethasone, methylprednisolone, prednison, prednisolone, dan triamcinolone.

Robby menuturkan, obat dewa biasa digunakan dalam menangani kondisi-kondisi seperti asma, rheumatoid arthritis, bronkitis, kolitis ulseratif dan penyakit crohn serta menangani reaksi alergi pada kulit, mata, atau hidung.

Meskipun dinamai obat dewa, namun kortikosteroid mempunyai efek samping. "Karena itulah maka masyarakat harus paham, bahwa kortikosteroid juga menimbulkan efek samping," ujar Robby Kurniawan.

Ditegaskan, efek samping tersebut biasanya terjadi pada penggunaan kortikosteroid untuk jangka panjang, yaitu lebih dari 2-3 bulan.

Sejumlah efek samping yang bisa ditimbulkan setelah menggunakan obat kortikosteroid adalah, penumpukan lemak di pipi (moon face), rentan terkena infeksi, meningkatnya tekanan darah atau hipertensi, meningkatnya kadar gula darah, mempercepat timbulnya katarak, dan menimbulkan tukak (ulkus) pada lambung atau duodenum.

"Efek samping lainnya adalah masalah kulit dan pelemahan fungsi otot. Karena itu, masyarakat harus pintar memilih obat, karena obat dewa tersebut banyak dijual di toko-toko obat dan apotik," pungkas Robby Kurniawan.