Garam Belum Terbukti Atasi Covid-19
Wednesday, 20 May 2020 46 Deswira Umar

Saat pandemi (wabah global) Covid-19 ini banyak saja postingan-postingan yang berpotensi menyebabkan kekeliruan di tengah masyarakat. Salah satu postingan itu adalah berkenaan dengan garam bisa melawan corona.

Pada postingan yang dishare secara berantai di grup-grup WhatsApp dan facebook itu, disebutkan bahwa garam (NaCl) dapat menghentikan dahak dan melawan corona. Caranya, buang dahak habis-habis, kemudian minum air hangat ngilu-ngilu kuku, lalu ambil sejumpur garam dapur dan cicipi di lidah sampai larut, dan telan. "Ini bisa melawam corona," bunyi postingan itu.

Atas informasi itu, Spesialis Patologi Klinis Rumah Sakit Umum Daerah Mohammad Natsir (RSMN) dr Soufni Morawati, Sp PK menegaskan bahwa penggunaan air garam bai untuk berkumur atau mencuci hidung.

"Penggunaan  air garam baik untuk berkumur ataupun mencuci hidung. Untuk air garam sendiri, menurut World Health Organization, tidak terbukti memberikan perlindungan pada infeksi virus," tegas Soufni Morawati yang akrab dipanggil Opie.

Dokter Opie mengakui banyaknya postingan-postingan di media sosial berkenaan dengan pandemi Covid-19 ini. Dia juga memastikan bahwa obat atau vaksin covid-19 hingga kini belum ada. Diperkirakan paling cepat setahun lagi baru berhasil ditemukan vaksin covid-19.

Menyangkut informasi-informasi yang meragukan itu, Opie mengingatkan agar kita jangan ikut latah membagikan (share).