Gandeng Karang Taruna Sumbar, Dinsos Sumbar Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Penanggulangan Bencana
.jpg&w=3840&q=75)
Bukittinggi — Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat (Dinsos Sumbar) kembali memfasilitasi pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Karang Taruna di Bidang Kebencanaan, berkolaborasi dengan Karang Taruna Provinsi Sumatera Barat, Kamis (27/8/2026) di UPTD Balai Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian, Kota Bukittinggi.
Kegiatan yang bertujuan meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan Karang Taruna dalam menghadapi bencana tersebut dibuka oleh Kepala Dinsos Sumbar, Drs. Syaifullah, MM, diwakili oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial (Kabid Dayasos), Drs. H. Mulyadi, M.M. Turut hadir, Plt. Ketua Karang Taruna Sumbar, Taufiqurrahman, S.Sos., beserta jajaran pengurus Karang Taruna Sumbar.
Dalam sambutannya, Drs. H. Mulyadi, M.M., menegaskan bahwa penanggulangan bencana tidak dapat hanya dilaksanakan oleh pemerintah. Namun, membutuhkan keterlibatan berbagai unsur melalui pendekatan pentahelix, termasuk organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, organisasi sosial, serta pemangku kepentingan lainnya.
“Oleh karena itu, melalui kegiatan kesiapsiagaan kebencanaan ini, Dinsos Sumbar berkolaborasi dengan BPBD, Karang Taruna, serta Dinas Sosial Kota Bukittinggi, untuk memperkuat kapasitas dan kesiapan bersama dalam menghadapi bencana,” ujar Mulyadi.
Sementara itu, Plt. Ketua Karang Taruna Provinsi Sumatera Barat, Taufiqurrahman, S.Sos., menyampaikan kesiapan Karang Taruna untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, khususnya Dinsos Sumbar, baik dalam upaya penanggulangan bencana maupun mendukung berbagai program pemerintah lainnya.
Menurutnya, keberadaan Karang Taruna hingga tingkat nagari, desa, dan kelurahan merupakan potensi yang dapat dioptimalkan untuk membangun kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana.
“Karang Taruna siap menjadi mitra kerja sekaligus ujung tombak bersama Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, khususnya dalam mendukung penanganan dan penanggulangan bencana di tengah masyarakat,” ungkap Taufiqurrahman.
Bimtek sendiri diikuti sebanyak 70 peserta yang terdiri atas unsur Karang Taruna Kota Bukittinggi, Karang Taruna Kota Payakumbuh, dan Karang Taruna Provinsi Sumatera Barat serta organisasi masyarakat lainnya. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memahami tahapan penanggulangan bencana, mulai dari kesiapsiagaan dan mitigasi, tanggap darurat, hingga penanganan pascabencana.
Selain itu, Karang Taruna diharapkan mampu mengambil peran sebagai salah satu unsur terdepan di tengah masyarakat dalam membantu penanganan ketika terjadi bencana. Bimtek juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi Karang Taruna dengan berbagai unsur, antara lain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).
Melalui Bimtek ini diharapkan terwujud anggota Karang Taruna yang tidak hanya memiliki kepedulian sosial, tetapi juga berpengetahuan, terampil, siap siaga, tangguh, serta mampu berkoordinasi dan berkolaborasi dalam menghadapi situasi kebencanaan. (dinsossumbar)
Penulis: Administrator Website Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat
Foto: Dokumentasi Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat