Instalasi Gawat Darurat (IGD)
Siaga 24 jam melayani kegawatdaruratan medis & rujukan regional untuk Solok Raya dan sekitarnya
Pusat Penanganan Darurat & Rujukan Regional
Sebagai rumah sakit tipe B milik Pemprov Sumatera Barat, IGD RSUD Mohammad Natsir menjadi garda terdepan untuk pasien dari Kota Solok dan seluruh wilayah Solok Raya (enam kabupaten/kota). Kami tidak hanya menangani pasien lokal, tetapi juga menerima rujukan dari puskesmas dan rumah sakit kecil di sekitarnya.
Dengan dukungan dokter jaga, tenaga medis terlatih, serta fasilitas penunjang yang terintegrasi, IGD kami siap memberikan respons cepat dan tepat untuk berbagai kondisi kegawatdaruratan.

Jam Operasional & Kesiapan
IGD beroperasi nonstop sepanjang tahun, bahkan saat hari libur nasional maupun cuti bersama
24 Jam
Setiap hari tanpa henti
Siaga Khusus
Hari libur & cuti bersama
Dokter Jaga
Selalu siap di tempat
Hotline Darurat
(0755) 20003
Layanan & Fasilitas
IGD kami didukung oleh fasilitas penunjang medis yang saling terintegrasi
Kasus Darurat
- Kecelakaan
- Serangan jantung
- Stroke
- Gangguan pernapasan
- Kondisi kritis lainnya
Ambulans
- Antar‑jemput 24 jam
- Rujukan dari puskesmas/RS kecil
- Siap siaga darurat
Laboratorium
- Pemeriksaan darah lengkap
- Kimia darah
- Patologi klinik
ICU & Rawat Intensif
- Perawatan intensif
- Stabilisasi kritis
- Ruang rawat inap lanjutan
Sistem Triase & Alur Pelayanan
IGD kami menerapkan sistem triase untuk memprioritaskan pasien berdasarkan tingkat kegawatdaruratannya. Pasien dengan kondisi kritis (merah/kuning) akan ditangani lebih dulu dibanding pasien dengan kondisi ringan (hijau).
- Merah (Gawat Darurat) – Harus segera ditangani.
- Kuning (Cukup Gawat) – Perlu penanganan cepat.
- Hijau (Tidak Gawat) – Dapat menunggu atau diarahkan ke rawat jalan.

Suasana & Fasilitas IGD
Galeri foto untuk memberikan gambaran tentang pelayanan IGD kami




Tambahkan foto‑foto IGD ke folder /public/images/igd/ untuk mengganti placeholder ini.
Hal yang Perlu Diketahui
Informasi penting sebelum Anda berkunjung ke IGD RSUD M. Natsir
Beban Pasien Tinggi
Karena melayani rujukan dari 6 kabupaten/kota, volume pasien IGD bisa sangat tinggi. Waktu tunggu dapat bervariasi, terutama untuk kasus non‑kritis.
Keterbatasan Rawat Lanjutan
Setelah stabilisasi di IGD, pasien yang memerlukan rawat inap mungkin harus menunggu ketersediaan kamar. Rujukan ke ruang rawat inap diprioritaskan sesuai kondisi medis.
Untuk kunjungan poliklinik, bukan untuk kondisi darurat.


