Langsung ke konten utama

Manual Book INOVASI “PECEL LELE” Pelayanan Cepat Melalui Selasa Belajar

Inovasi

Inovasi23 Juli 202628 kali dilihat2 menit baca
Bagikan:

Permasalahan yang dihadapi RSUD Mohammad Natsir saat ini adalah belum optimalnya pemberian asuhan keperawatan, terutama pelayanan lanjutan pada pasien kritis. Hal ini dibuktikan dengan evaluasi capaian layanan sesuai standar Asuhan Keperawatan yang baru mencapai sekitar 69%, sementara RSUD M. Natsir merupakan rumah sakit rujukan regional bagian Barat yang menerima rujukan pasien dengan kompleksitas tinggi. Kondisi ini menuntut peningkatan kompetensi perawat dalam pemberian asuhan keperawatan pasien kritis, guna menjamin keselamatan pasien, menurunkan angka kesakitan dan kematian, serta meningkatkan harapan hidup.
Permasalahan mikro yang dihadapi Bidang Keperawatan adalah rendahnya kompetensi perawat dalam penanganan pasien sesuai standar, terutama pemberian asuhan pasien dalam keadaan kritis, akibat kurangnya pelatihan yang didapatkan perawat karena keterbatasan ketersediaan anggaran diklat di rumah sakit.
Untuk menjawab permasalahan tersebut, RSUD Mohammad Natsir menghadirkan inovasi "PECEL LELE" (Pelayanan Cepat Melalui Selasa Belajar), sebuah program peningkatan kompetensi perawat dalam penanganan pasien kritis melalui pembelajaran mandiri dan terstruktur.
Tujuan
Inovasi ini bertujuan mengurangi angka kematian pasien kritis di RSUD Mohammad Natsir, meningkatkan pelayanan khususnya dalam asuhan keperawatan kritis, serta meningkatkan motivasi dan kompetensi perawat dalam memberikan pelayanan kritis sesuai standar.
Keunggulan
Program ini meningkatkan kemampuan perawat dalam pemberian asuhan keperawatan pasien kritis, mendorong motivasi belajar mandiri (Self Directed Learning), menggunakan media pembelajaran interaktif berupa video animasi, serta memanfaatkan alat-alat medis terbaru untuk menunjang keterampilan perawat.
Tahapan Pelaksanaan
Pelaksanaan PECEL LELE dimulai dengan menyeleksi nama-nama perawat yang akan mengikuti program, kemudian perawat diberi manual book sebelum belajar dan melakukan pretest sebelum pembelajaran. Pembelajaran tatap muka (pemberian materi) dilaksanakan setiap hari Selasa selama 4 minggu, dilanjutkan dengan magang/praktik langsung ke pasien di ruang ICU/CVCU selama 4 minggu, dan diakhiri dengan ujian kelulusan berupa ujian tulis dan ujian praktik.
Hasil Evaluasi
Setelah penerapan inovasi, ketepatan pemberian asuhan keperawatan meningkat dari 38,7% menjadi 83%, angka pasien kembali ke ICU dalam kurang dari 72 jam menurun dari 2% menjadi 1%, ketepatan penanganan kegawatdaruratan jantung meningkat dari 87% menjadi 89%, komplain pasien menurun dari 5% menjadi 3%, kemampuan penanganan live saving meningkat dari 89% menjadi 93%, dan kepuasan pasien terhadap pelayanan keperawatan meningkat dari 93,62% menjadi 96,93%.
Melalui PECEL LELE, RSUD Mohammad Natsir berupaya menciptakan peningkatan kompetensi perawat dalam pemberian asuhan pasien kritis secara berkelanjutan, sehingga tercipta pelayanan yang lebih aman dan bermutu bagi masyarakat Solok Raya.

Kembali ke Inovasi
Bagikan:
IGD 24 Jam