Langsung ke konten utama

Manual Book LEMOCA (Lembar Monitoring Cairan Pasien Hemodialisa)

Inovasi

Inovasi23 Juli 202616 kali dilihat1 menit baca
Bagikan:

RSUD Mohammad Natsir merupakan rumah sakit rujukan Sumatera Barat bagian selatan yang memiliki keunggulan pelayanan hemodialisa. RSUD M. Natsir bertekad memberikan pelayanan terbaik bagi pasien hemodialisa agar tercapai dialisis yang adekuat sehingga kualitas hidup pasien meningkat.
Lembar pemantauan cairan diperlukan untuk mengontrol asupan dan pengeluaran cairan pasien secara ketat. Lembar ini menjadi kunci utama untuk mencegah kelebihan cairan ekstrem antar waktu cuci darah, yang dapat memicu komplikasi fatal seperti edema paru, sesak napas, dan serangan jantung — bahkan kelebihan cairan yang berat dapat menyebabkan kematian pada pasien hemodialisa.
Tujuan
Tujuan utama LEMOCA adalah memastikan keberhasilan terapi, mencegah komplikasi fatal akibat kelebihan beban cairan, serta mengontrol parameter klinis pasien secara akurat sebelum, selama, hingga pasca tindakan hemodialisa, sehingga dapat meningkatkan mutu dan pengembangan layanan RSUD M. Natsir sebagai rumah sakit rujukan Sumatera Barat bagian selatan.
Sistematika Pelaksanaan
Pelaksanaan LEMOCA diawali dengan menentukan berat kering (dry weight) pasien sebagai target berat badan ideal saat tidak ada kelebihan cairan, kemudian mencatat berat badan sebelum dialisis dan menghitung penambahan berat badan dibandingkan berat badan setelah dialisis sebelumnya. Selanjutnya, dilakukan pencatatan asupan cairan (intake) selama 24 jam yang meliputi minuman, makanan basah, serta cairan lain seperti obat sirup dan infus, serta pencatatan pengeluaran cairan (output) meliputi volume urine dan muntah/diare. Kebutuhan cairan harian pasien dihitung dengan rumus 500 mL ditambah volume urine 24 jam, kemudian balance cairan dihitung dari selisih total intake dan output, yang hasilnya harus mendekati target kebutuhan cairan. Seluruh data tersebut dicatat pada lembar kontrol yang telah disediakan.
Melalui inovasi LEMOCA, RSUD Mohammad Natsir berupaya membantu pasien hemodialisa mengontrol asupan cairan secara mandiri, mencegah komplikasi akibat kelebihan cairan, serta meningkatkan kualitas hidup pasien yang menjalani terapi hemodialisa secara berkelanjutan.

Kembali ke Inovasi
Bagikan:
IGD 24 Jam