Solok – RSUD Mohammad Natsir terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui inovasi Optimalisasi Peran RSUD Mohammad Natsir sebagai Rujukan Layanan Jantung Intervensi di Regional III Sumatera Barat Bagian Selatan. Inovasi ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Transformasi Layanan Rujukan Kementerian Kesehatan sekaligus memperkuat peran rumah sakit sebagai pusat layanan jantung intervensi di wilayah Regional III Sumatera Barat Bagian Selatan.
Program ini lahir dari kebutuhan untuk menghadirkan pelayanan jantung yang lebih cepat, terintegrasi, dan berkualitas bagi masyarakat. Sebagai rumah sakit rujukan regional, RSUD Mohammad Natsir masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan sumber daya manusia, perlunya penguatan koordinasi dengan rumah sakit jejaring, hingga peningkatan edukasi masyarakat mengenai pentingnya penanganan penyakit jantung secara dini.
Melalui proyek perubahan ini, berbagai langkah strategis telah dilaksanakan, di antaranya pembentukan Tim Efektif, penguatan koordinasi dengan RSUP Dr. M. Djamil Padang sebagai rumah sakit pengampu, penyusunan kerja sama dengan rumah sakit jejaring, pembentukan Forum Komunikasi, hingga pengembangan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) untuk layanan jantung intervensi. Selain itu, kegiatan sosialisasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, rumah sakit jejaring, serta edukasi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dalam implementasi inovasi ini.
Tidak hanya berfokus pada peningkatan pelayanan medis, inovasi ini juga mendorong pengembangan kompetensi tenaga kesehatan melalui berbagai pelatihan dan pendampingan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan pelayanan jantung intervensi yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Sejumlah capaian positif berhasil diraih selama pelaksanaan proyek perubahan. Di antaranya adalah terbentuknya kerja sama yang lebih kuat dengan rumah sakit jejaring, meningkatnya kapasitas sumber daya manusia, tersedianya media promosi digital layanan jantung intervensi, serta meningkatnya pendapatan rumah sakit dari layanan tersebut. Selama periode Juli hingga Oktober 2024, layanan jantung intervensi mencatat nilai klaim sebesar Rp671.320.000, dengan proyeksi pendapatan tahunan mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Transformasi yang dilakukan juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan semakin optimalnya layanan jantung intervensi di RSUD Mohammad Natsir, masyarakat di Regional III Sumatera Barat Bagian Selatan kini memiliki akses terhadap pelayanan jantung yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas, sehingga diharapkan mampu menekan angka kematian akibat penyakit jantung sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ke depan, RSUD Mohammad Natsir berkomitmen untuk terus menjaga keberlanjutan inovasi ini melalui penguatan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan transformasi digital, serta pengembangan sistem pelayanan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan semangat pelayanan yang berorientasi pada mutu dan keselamatan pasien, RSUD Mohammad Natsir terus berupaya menjadi rumah sakit rujukan layanan jantung intervensi yang unggul di Regional III Sumatera Barat Bagian Selatan.
https://drive.google.com/file/d/1KdINId9rkXek3JWjBSJLPiCF_94oxCSX/view?usp=drive_link
https://drive.google.com/file/d/1KdINId9rkXek3JWjBSJLPiCF_94oxCSX/view?usp=drive_link
Buka di Google Drive
