Langsung ke konten utama
Bagikan:
Berita Utama

RSUD M. Natsir Hadirkan Inovasi "SEHAT-DEK" untuk Cegah Luka Dekubitus pada Pasien Tirah Baring

3 Juli 2026Admin RSUDMNATSIR40 kali dibaca2 menit baca
RSUD M. Natsir Hadirkan Inovasi "SEHAT-DEK" untuk Cegah Luka Dekubitus pada Pasien Tirah Baring

Solok – Sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan keperawatan dan keselamatan pasien, RSUD M. Natsir menghadirkan inovasi SEHAT-DEK (Sentuhan Effleurage untuk Hambatan Tekanan Dekubitus). Inovasi ini dikembangkan sebagai metode pencegahan luka dekubitus atau luka tekan pada pasien yang mengalami immobilisasi dan tirah baring dalam waktu lama, seperti pasien stroke maupun pasien dengan keterbatasan mobilitas lainnya.

Dekubitus merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada pasien yang tidak dapat bergerak secara mandiri. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan jaringan akibat tekanan yang berlangsung terus-menerus pada bagian tubuh tertentu, seperti tulang ekor (sakrum), tumit, dan siku. Selain memperpanjang masa rawat inap, dekubitus juga meningkatkan risiko infeksi, menambah biaya perawatan, meningkatkan beban kerja tenaga kesehatan, serta berdampak pada kondisi psikologis pasien dan keluarga.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Bidang Keperawatan RSUD M. Natsir mengembangkan inovasi SEHAT-DEK melalui penerapan teknik massage effleurage, yaitu pijatan lembut yang dilakukan menggunakan Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai pelumas. Teknik ini diterapkan selama 2–3 menit pada area tubuh yang memiliki risiko tinggi mengalami luka tekan, seperti sakrum, tumit, dan siku, dengan frekuensi dua hingga tiga kali setiap hari. Pijatan dilakukan untuk membantu meningkatkan sirkulasi darah pada area yang berisiko sehingga dapat mengurangi kemungkinan terjadinya luka dekubitus.

Keunggulan utama SEHAT-DEK terletak pada keterlibatan aktif keluarga sebagai pendamping utama pasien. Tidak hanya menerima edukasi, keluarga juga mendapatkan pelatihan secara langsung mengenai teknik massage effleurage yang benar. Untuk memastikan materi dipahami dengan baik, tenaga keperawatan menerapkan metode teach back, yaitu meminta keluarga mengulang kembali informasi yang telah diberikan, serta return demonstration, yaitu memperagakan kembali teknik pijatan sesuai standar yang telah diajarkan. Pendekatan ini bertujuan agar keluarga mampu melanjutkan upaya pencegahan dekubitus secara mandiri setelah pasien kembali ke rumah.

Pengembangan inovasi ini didasarkan pada hasil pemantauan mutu pelayanan di RSUD M. Natsir yang menunjukkan masih adanya kasus dekubitus pada pasien rawat inap. Data rumah sakit mencatat angka kejadian dekubitus sebesar 0,038 persen pada tahun 2023, yang kemudian menurun menjadi 0,035 persen pada tahun 2024. Meskipun menunjukkan tren penurunan, risiko terjadinya dekubitus pada pasien dengan keterbatasan mobilitas masih menjadi perhatian sehingga diperlukan upaya pencegahan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Melalui penerapan SEHAT-DEK, RSUD M. Natsir berharap dapat menekan angka kejadian luka dekubitus pada pasien tirah baring, mempercepat proses pemulihan, serta meningkatkan peran keluarga dalam perawatan pasien setelah keluar dari rumah sakit. Inovasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan, memperkuat budaya keselamatan pasien, dan mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan pasien serta keluarga.

Sumber: Admin RSUDMNATSIR

Bagikan:
Kembali ke Daftar Berita
IGD 24 Jam